Sharing & Berbagi Info tentang penanganan anak demam
Moms…,
sesuai janji, mau share info bermanfaat tentang mengenali gejala
penyakit dari demam. attached is emailku ke milis sehat, menjelaskan kronologis demam belle yang dijawab oleh dr. endah, pada akhirnya belle sembuh tanpa obat (kecuali paracetamol), hanya dengan cairan ajaib yang bernama air putih dll, dan tentunya dengan istirahat yang banyak. sekarang virus udah tambah jahat ajah.., mau common colds (batpil) aja, belle pake acara demam tinggi (kasus kedua) dan demam yang lebih dari 5 hari (kasus pertama).
gw udah share di arisan LM.., kita bisa mengenali gejala penyakit
yang akan muncul dari ciri2 khas pada fisik dan behaviour anak ketika
demam.
ingat moms…, demam itu BUKAN PENYAKIT. demam adalah gejala, demam ada alarm tubuh memberitahukan ada sesuatu yang sedang terjadi di dalam tubuh. seperti yang selalu bunda wati sampaikan dalam PESAT:
demam itu fungsional…, artinya ada maksud Tuhan menciptakan demam. ketika terjadi infeksi, tubuh akan otomatis menaikkan suhunya untuk memproduksi pirogen yang akan melawan virus/bakteri yang masuk.
VIRUS MATI PADA SUHU TINGGI DAN TUMBUH SUBUR PADA SUHU RENDAH (itu sebabnya dont threat low grade fever).
jadi ketika anak demam, jangan buru2 panik dan langsung kasih obat
penurun demam or ke dokter (ada klausul kapan harus menghubungi
dokter dari milis sehat kan). yang penting dilakukan adalah perbanyak cairan untuk menghindari dehidrasi dan observasi tingkah laku si anak.
bicara soal observasi tingkah laku anak saat demam, kita perlu tahu
apa saja ciri2 khas yang menunjukkan gejala penyakit tertentu supaya
gak panik. sebenarnya hampir sebagian besar penyebab anak demam
adalah infeksi batuk pilek yang tidak memerlukan obat namun lebih
pada cairan. namun, ada baiknya juga kita punya pegangan jika suatu
saat anak kita demam tanpa batpil, seperti yang baru saja dialami
belle di bawah.
bisa dilihat dari threatment yang gw lakukan: PERBANYAK CAIRAN DAN ISTIRAHAT. itu kunci utamanya. jika anak malas makan itu wajar, jangan dipaksa karena kita kalo gak enak badan pun ogah makan.
patokan terapi anak demam untuk anak diatas setahun:
< 38, 3 : low grade fever, tidak perlu paracetamol (merk dagang:
tempra), perbanyak cairan (susu, es krim, juice buah, kuah sup, dll
dll, apa aja yang dia mau minum)
> 38,3 : perbanyak cairan, kompres air hangat (basuh seluruh badan
dengan air hangat, bukan di ketiak or jidat doang. juga BUKAN dengan AIR ES: itu salah kaprah)….., kompres juga bisa dengan memandikan yaitu mengajak anak berendam anak di bathup/ember air hangat suhu 30 - 31 deg. jika anak rewel boleh diberikan paracetamol (JANGAN BURU2 OBAT, kalo anak gak rewel…gak perlu)
> 40 : perbanyak cairan, kompres/mandi rendam air hangat, paracetamol
obat penurun panas yang paling sedikit efek sampingnya bagi anak2
adalah PARACETAMOL (lihat kandungan obatnya, kalo gw pake TEMPRA). itupun masih ada efek samping kerusakan hati, makanya jangan buru2 cekokin obat melulu jika anak demam, masih ada cara lain (perbanyak cairan dan kompres). jangan pula memberikan 2 obat penurun panas secara selang seling supaya cepat turun.., itu sangat berbahaya karena obat2 itu saling bereaksi.
ingat, fungsi obat penurun panas bukan untuk menormalkan suhu tubuh, melainkan untuk sedikit menurunkan suhu tubuh dan menaikkan ambang rasa sakit/mengurangi nyeri supaya anak sedikit merasa lebih nyaman.
panduan ciri khas/gejala penyakit jika anak demam
Demam Berdarah Dengue (DBD)
> siklus pelana kuda. 3 hari pertama suhu tinggi (40) dan hanya turun
sedikit jika diberi obat penurun panas. hari ke 4-5 suhu turun ke 37
anak sangat teler, KO dan lemas…, kadang disertai rasa mual,
muntah, sakit/nyeri di belakang mata, nyeri otot, bisa terjadi
pendarahan (mimisan, bintik2 pada lidah or lengan).
ini fase kritis…, perlu konsul dokter atau jika parah penanganan
RS. hari ke 6 - 7 anak kembali suhu tinggi (40)…, baru kemudian
normal. itu siklus DBD (Demam Berdarah Dengue).yang utama adalah cairan, cairan dan cairan. karena DBD berasal dari virus dengue…, bukan bakteri. maka bukan ANTIBIOTIK yang harus diminum. tapi cairan sebanyak2nya. cara menentukan DBD bukan hanya
dari penurunan trombosit (karena kadarnya pasti turun jika terjadi
infeksi). DBD bisa dilihat dari kadar hematokrit yang meningkat
berdasarkan pemeriksaan lab (20 - 40%).
Thypus
> sangat jarang terjadi pada anak dibawah 5 tahun, karena makanan
masih table food, apalagi jika anak sudah mendapat imunisasi thypoid.gejala khasnya: demam sedang (tidak langsung tinggi) muncul pada malam hari, kemudian demam muncul juga siang hari dan kemudian menjadi sepanjang hari. kita curiga thypus jika demam sudah lebih dari 7 hari. demamnya pun makin lama makin tinggi. anaknya pun lemasbanget, kadang2 disertai diare atau malah konstipasi.
Malaria
> demam tinggi hingga anak menggigil, lalu menetap dan turun lagi.
demamnya on and off, maksudnya bisa hari pertama demam…, hari kedua tidak, hari ketiga demam lagi.
Infeksi Saluran Kencing (ISK) ada juga Silent ISK
> demam tanpa batpil, sering mengeluh sakit saat berkemih, mengeluh sakit jika ditekan di bawah perut dan kencingnya sedikit n keruh.
yang utama yang harus kita lakukan pada saat anak demam adalah:
1. tenang jangan panik (jujur gw sempat panik waktu belle demam
40…, soalnya gak pernah demam bow sejak lahir…, baru kali ini
berkesempatan menerapkan ilmu2 yang selama ini dikoar2kan)
2. perbanyak cairan (INI YANG UTAMA), jangan paksa makan kalo gak mau, perbanyak istirahat
3. observasi tingkah laku si kecil (kalo anak agak lemas itu wajar
namanya juga lagi sakit/gak enak badan. yang dikhawatirkan kalo udah teler banget, tidak mampu bangun, atau tidur terus menerus >>>
waspadai kemungkinan dehidrasi).
4. bikin catatan anak berapa kali pipis, suhu badan ukur berkala,
berapa kali minum obat, apa aja yang dimakan, berapa banyak cairan
masuk. ini jadi pegangan untuk konsul ke dokter jika demam sudah
lebih dari 72 jam (pemeriksaan lab dibawah 72 jam tidak akan
menghasilkan apapun, belum keliatan)
5. jika setelah 72 jam (bukan 3 hari lowh, tapi 72 jam).., belum
keluar batpil dan anak keliatan tidak nyaman, suhu masih tinggi…,
konsul ke dokter. mungkin diperlukan test kencing maupun darah untuk mengetahui kemungkinan2 penyakit.
sebagai tambahan info, gw sangat puas atas bantuan markas sehat
(klinik YOP - milis sehat asuhan bunda wati). dokter anto dan dokert
ian menjawab pertanyaanku bukan seperti dokter pada umumnya yang menjawab pendek2. dr. anto mengajak diskusi dan menjelaskan dengan detail gejala2 penyakit diatas.
baru kali ini Rp. 70,000 (+ 15,000 untuk pendaftaran) yang aku bayar
ke jasa dokter, benar2 worth it…, berasa dapat durian runtuh yaitu
pelajaran 1/2 jam yang sangat sangat berharga.
buat moms yang butuh info markas sehat, ini dia:
markas sehat (klinik YOP)
kompleks PWR no. 60.
jl. taman margasatwa
pasar minggu, jaksel
Telpon: 712 84653
jadwal praktek dokter: senin - sabtu jam 4 - 8 malam. minggu jam 9 -
12 dengan perjanjian.
biaya konsul Rp. 70,000 dan biaya pendaftaran Rp. 15,000
semoga info ini bermanfaat. lets be smarter dan wiser moms to our
beloved children.
PS:
mbak lita, kalo ada yang salah/kurang tolong ditambahin or dikoreksi
yah?
Love.
Gerda, proud mom to Christabelle
— In sehat@yahoogroups.com, "christabelle_amadea"
<christabelle_amadea@…> wrote:
anak saya, christabelle (3th, 3bl). minggu (6/1) lalu mendadak demam tinggi tengah malam hingga mencapai suhu 40 deg. anaknya tidak bisa tidur dan gelisah.., saya kompres air hangat dan meminumkan tempra syrup. hingga jam 8 pagi, suhunya manteng di 40.
jujur, saya agak panik karena sejak lahir belle belum pernah demam
setinggi ini (padahal di kepala udah berusaha sugesti demam tinggi
bukan serta merta penyakitnya parah). sekalinya belle demam dia hanya pernah demam hingga 38.8 selama 5 malam (hanya demam di malam hari) pada natalan desember lalu. saat itu setelah 5 hari (lewat dari 72 jam) belle masih terus demam, meskipun saya yakin hanya common colds karena batuk pileknya langsung keluar di hari kedua, saya membawa belle konsul ke dr. anto di markas sehat (hai dok, makasih banget untuk penjelasannya yang panjang lebar !!). batpilnya sembuh seminggu kemudian dengan terapi sehat (minum minum dan minum).
kembali ke minggu lalu.
setelah konsul dengan dr. ian by phone (makasih dok)…., saya
memberikan tempra forte karena belle memang sudah 23 kg (tingginya 108 cm). siangnya panasnya turun ke 39.5. seharian masih rewel, tidak mau makan…tapi tetap mau minum dan saya banyakin istirahat n minum segala yang bisa diminum. dalam hati sejujurnya udah pengen cepat2 lari ke markas. saya sangat trauma dengan DB karena suami saya pernah DB 2 tahun lalu.., dan daerah rumah saya langganan DB tertinggi di jakpus (johar baru).
saya tahu percuma juga ke dokter karena belum 72 jam untuk bisa
melakukan test lab. thanks to dr. ian yang menenangkan saya. ternyata berlaku tenang n rasional menghadapi anak sakit itu tidak semudah yang saya sarankan ke teman2 di milis saya selama ini, padahal saya dan teman2 lainnya yang juga member sehat di milis itu sangat rajin RUD dan be rational n don’t panic menghadapi anak
sakit. mungkin karena ini pertama belle ’sakit’. selama ini cuma
pernah batpil 2 - 3 x setahun.
kembali ke topik (maaf melantur).
hari pertama: demam 40 deg, rewel, lemas, tapi mau minum, tidak mau makan (hanya 2 sendok makan). terapi: tempra forte 2x, kompres air hangat dengan rendam suhu 31 deg 2 x sehari.
hari kedua: suhu manteng di 39 - 39,5 deg, masih rewel, minum sangat banyak (belle takut diopname.., hehehe), makanan sedikit. terapi: tempra 2x, rendam air hangat 2x, minum sebanyak2nya, dan tidur yang banyak.
catatan: batuk pilek yang saya tunggu2 tidak keluar juga (baru kali
ini segitu kangennya dengan batpil). ini membuat saya was was anak
saya beneran kena DB.
hari ketiga : suhu 38, mulai ceria, minum banyak, makan sedikit,
belum batuk pilek. hidungnya keliatan ada bekas darah, sepertinya
mimisan ringan tanpa disadari.
terapi: rendam air hangat 2x, tempra tidak lagi.
hari keempat : suhu 37, mata masih sayu, tangan masih hangat, minum n istirahat banyak, sudah mau main. kembali terlihat ada sedikit darah di hidungnya, namun tidak jadi mimisan setelah dijepit hidungnya.
hari kelima : suhu 37, behaviour sudah kembali normal. namun kali ini belle mimisan cukup lama. memang susah banget membuat anak umur 3 tahun diam duduk menunduk saat kita menjepit hidungnya untuk menghentikan pendarahan. sempat berhenti, keluar lagi, karena tidak benar2 dijepit. akhirnya disumpal dengan kain kasa dan berhenti sorenya (dari jam 10 pagi).
besoknya, batuk ringan dan biasanya hanya batuk saat mau tidur, dan
muntah ngeluarin reaknya. hingga hari ini semuanya back to normal.
Gerda Silalahi, proud mom to christabelle (3th, 3bl)